DONNY ADY DARMAWAN
1501150049
AB 39-04
BUSINESS SOFTWARE ( OLX)
DAFTAR ISI
Pendahuluan…………………………………………………………………….. 2
Kelebihan dan kekurangan……………………………………..……………….. 3
Jenis-jenis e-commerce……………………………….……………………….... 7
Peranan e-bussines dan e-commerce…………………………….……………....
8
Isi ……………………………………………………………………………….. 10
Penutup ………………………………………………………………………… 15
Referensi ………………………………………………………………………... 16
I.
PENDAHULUAN
E-business adalah
kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dengan memanfaatkan teknologi
elektronik seperti komputer dan internet. E-business
memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data
internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. Contoh dari e-business misalnya pembelian barang
secara online melalui tokopedia.com
Dari proses pemesanan barang, konfirmasi pembayaran, hingga konfirmasi bahwa
pengiriman barang tersebut sudah sampai kepada customer dilakukan secara
elektronik.
Tahapan E-business
Ada
empat tahap pemanfaatan jaringan komputer dan internet untuk tujuan e-business,
di mana terjadi transformasi perusahaan tradisional ke e-business, diantaranya
sebagai berikut:
1. Mendayagunakan
komputer
2. Mendayagunakan
jaringan dan internet (seperti email, chat messanger, IRC, dll,.)
3. Membangun
dan mendayagunakan web
4. E – commerce
Kelebihan dan Kelemahan e-business
KELEBIHAN
1. Akses Mudah
Agar bisa berhubungan dengan konsumen, pebisnis hanya membutuhkan koneksi
internet yang baik dan memadai
2. Menghemat Waktu
Jika bisnis yang dilakukan pada umumnya harus pergi ke tempat konsumen maupun
rekan-rekan bisnis lainnya untuk melakukan transaksi maupun kerjasama. Maka
berbeda dengan e-business, segala jenis komunikasi dilaksanakan secara online
di internet.
3. Lebih Tepat Sasaran
Para peminat bisnis yang kita usahakan akan datang kepada kita. Sedangkan yang
tidak berminat, tidak
perlu mengindahkan iklan yang kita buat sebagai pebisnis.
4. Tidak Membutuhkan Modal
Besar
Banyak orang beranggapan bahwa untuk memulai berbisnis harus mempunyai modal
uang yang besar. Menurut saya hal tersebut adalah pendapat yang kurang tepat,
karena setiap orang bisa memulai bisnis internet bahkan tanpa modal sekalipun.
Asalkan memiliki koneksi internet yang baik dan bisa menggaet kerja sama yang
baik dengan pebisnis lain. Salah satu contoh e-business tanpa modal yaitu
bisnis reseller. Kita
menjual ulang barang-barang yang dijual oleh penjual lain. Sebelumnya, kita
harus mengajak kerjasama kepada penjual tersebut untuk menentukan kesepakatan
harga. Selain bisnis reseller,masih ada banyak lagi bisnis internet tanpa modal
lainnya. Modal yang paling penting yang harus kita miliki adalah adanya akses
internet dan keberanian untuk menjalankan bisnis ini.
KELEMAHAN
1. Tidak Ada Pertemuan dengan Konsumen Secara Langsung
Salah satu kelemahan dari e-business yaitu tidak adanya akses antara pebisnis
dengan konsumen. Agar bisa terjadi tatap muka secara langsung, mereka harus
membuat kesepakatan untuk bertemu.
2. Resiko Penipuan Lebih Tinggi
Dibanding Bisnis Lainnya
Karena tidak ada pertemuan antara pebisnis dengan konsumen maka akan sering
terjadi penipuan jika konsumen ataupun calon pebisnis (pemula) kurang
pengetahuannnya mengenai seluk beluk bisnis internet.
Electronic Commerce (E-Commerce)
didefinisikan sebagai proses pembelian dan penjualan produk, jasa dan informasi
yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan komputer. Salah
satu jaringan yang digunakan adalah internet.
Sementara itu Kalakota dan Whinston mendefinisikan
E-Commerce dari beberapa perspektif, yaitu:
1. Dari perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman informasi,
produk/jasa, atau pembayaran melalui jaringan telepon, atau jalur komunikasi
lainnya;
2. Dari perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi teknologi menuju
otomatisasi transaksi bisnis dan work flow;
3. Dari perspektif pelayanan, E-Commerce adalah alat yang digunakan untuk
mengurangi biaya dalam pemesanan dan pengiriman barang; dan
4. Dari perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk menjual dan
membeli Seluruh definisi yang dijelaskan di atas pada dasarnya memiliki
kesamaan yang mencakup komponen transaksi (pembeli, penjual, barang, jasa dan
informasi), subyek dan obyek yang terlibat, serta media yang digunakan (dalam
hal ini adalah internet).
Perkembangan teknologi informasi
terutama internet, merupakan faktor pendorong perkembangan e-commerce. Internet
merupakan jaringan global yang menyatukan jaringan komputer di seluruh dunia,
sehingga memungkinkan terjalinnya komunikasi dan interaksi antara satu dengan
yang lain diseluruh dunia. Dengan menghubungkan jaringan komputer perusahaan
dengan internet, perusahaan dapat menjalin hubungan bisnis dengan rekan bisnis
atau konsumen secara lebih efisien. Sampai saat ini internet merupakan
infrastruktur yang ideal untuk menjalankan e-commerce, sehingga istilah
E-Commerce pun menjadi identik dengan menjalankan bisnis di internet.
Pertukaran informasi dalam
E-Commerce dilakukan dalam format dijital sehingga kebutuhan akan pengiriman
data dalam bentuk cetak dapat dihilangkan. Dengan menggunakan sistem komputer
yang saling terhubung melalui jaringan telekomunikasi, transaksi bisnis dapat
dilakukan secara otomatis dan dalam waktu yang singkat. Akibatnya informasi
yang dibutuhkan untuk keperluan transaksi bisnis tersedia pada saat diperlukan.
Dengan melakukan bisnis secara elektronik, perusahaan dapat menekan biaya yang
harus dikeluarkan untuk keperluan pengiriman informasi. Proses transaksi yang
berlangsung secara cepat juga mengakibatkan meningkatnya produktifitas
perusahaan.
Dengan menggunakan teknologi
informasi, E-Commerce dapat dijadikan sebagai solusi untuk membantu perusahaan
dalam mengembangkan perusahaan dan menghadapi tekanan bisnis. Tingginya tekanan
bisnis yang muncul akibat tingginya tingkat persaingan mengharuskan perusahaan
untuk dapat memberikan respon. Penggunaan E-Commerce dapat meningkatkan
efisiensi biaya dan produktifitas perusahaan, sehingga dapat meningkatkan
kemampuan perusahaan dalam bersaing.
E-Commerce adalah istilah bagi
setiap bisnis yang menggunakan media internet sebagai jalur transaksinya.
Kelebihan E-Commerce
Ada tiga aspek kelebihannya,
yaitu:
1. Kelebihan bagi
organisasi
a. Dapat memperluas pasar hingga pada taraf
global/International
b. Mengurangi biaya pembuatan, pendistribusian, pengambilan dan pengelolaan
c. Meningkatkan Brand perusahaan
d. Dapat menyediakan pelayanan kepada pelanggan yang lebih baik
e. Mempercepat dan efesiensi proses bisnis
2. Kelebihan bagi
pelanggan
a. Dapat memberikan layanan tanpa ada batasan waktu
1 x 24 jam
b. Mampu memberikan pilihan serta kecepatan dalam pengiriman
c. Dengan banyaknya pilihan pelanggan dapat membandingkan harga satu dengan
lainnya
d. Dapat melakukan review komentar terkait produk
e. Dapat memberikan informasi lebih cepat
3. Kelebihan bagi
masyarakat
a. Tidak perlunya perjalanan dalam kegiatan jual
beli
b. Dapat mengurangi biaya produk, sehingga harga seharusnya dapat lebih
terjangkau
c. Dapat membantu pemerintah dalam pemberian pelayanan publik
Kekurangan E-Commerce
Sementara kekurangannya dalam
dua aspek, yakni:
1. Kekurangan dari segi
teknis
a. Jika emplementasi buruk maka dapat terjadi
kelemahan keamanan, keandalan dan standar sistem yang ada
b. Perubahan/perkembangan industri perangkat lunak sangatlah cepat
c. Jika terjadi kendala pada bandwidth, maka dapat terjadi kegagalan TI
d. Kesulitan dalam integrasi sistem
e. Terjadi masalah pada kompatibilitas sistem
Jenis-jenis e-commerce
Model B2C (Business to
Consumer)
Jenis bisnis ini sebenarnya adalah online shop atau
toko online yang memiliki alamat website sendiri, lalu menjual produknya
sendiri secara langsung kepada konsumen. Model bisnis ini memiliki fokus utama
yakni untuk mendapat profit dari penjualan produknya. Misalnya,
Lazada,
Bhineka,
BerryBenka,
Bilna
dan
Tiket
.
Berbasis Media Sosial
Berbeda dengan jenis bisnis B2C yang memiliki
alamat website sendiri, model bisnis ini memanfaatkan media sosial seperti
facebook, twitter dan instagram untuk memasarkan produk. Misalnya, toko online
yang tersebar di
facebook,
twitter dan
instagram.
Model C2C (Customer to
Customer)
Model bisnis C2C ini disebut dengan marketplace,
marketplace sebagai fasilitator untuk penjual dan pembeli melakukan transaksi
(rekening bersama). Selain itu biasanya marketplace juga menyediakan layanan
khusus untuk penjual mempromosikan barang atau produknya. Misalnya,
Bukalapak dan
Tokopedia.
Iklan Baris
Bentuk bisnis ini hampir sama dengan marketplace,
bedanya adalah iklan baris tidak menyediakan fasilitas rekber. Iklan baris
hanya menjadi tempat untuk penjual mengiklankan produknya, kemudian penjual dan
pembeli lebih sering melakukan transaksi COD (Cash on Delivery). Misalnya,
OLX dan
Kaskus
E-commerce Shopping
Mall
Model shopping mall ini hampir sama dengan
marketplace dan iklan baris, bedanya ialah shopping mall hanya menjadi
memfasilitasi penjual yang memiliki brand ternama, karena tahap verifikasi yang
harus dilewati oleh penjual memang super duper ketat. Misalnya
Blibli
Model O2O (Online to
Offline)
Jenis bisnis memungkinkan pelanggan untuk memesan
barang secara online melalui website yang dimiliki oleh perusahaan yang
menjalan sistem ini lalu melakukan pembayaran serta pengembilan barang secara
offline.
Peranan E- bussines
E-business
adalah istilah yang lebih umum dari e-commerce karena tidak hanya mengarah pada
aktivitas
membeli dan menjual melainkan melayani konsumen dan bekerja sama dengan rekan
rekan bisnis lainnya atau dengan
kata lain e-business merupakan interaksi dengan rekan-rekan bisnis.Fungsi dari
e-business yaitu untuk mensupport bagian dari marketing,produksi, accounting,
finance,dan human resource managemen. Proses transaksi online memegang peranan
yang sangat penting pada e-business.
Secara keseluruhan, e-commerce dapat digambarkan sebagai penggunaan internet
dan Web untuk transaksi bisnis. Lebih formalnya, secara digital memungkinkan
terjadinya transaksi komersial antara organisasi dan individu.
Di sisi lain, e-bisnis dapat digambarkan sebagai proses digital yang
memungkinkan proses transaksi dalam perusahaan, melibatkan sistem informasi di
bawah kontrol yang kuat. Selain itu, aplikasi e bisnis bisa turun menjadi e
commerce ketika sebuah pertukaran nilai terjadi.
Tujuan dan Manfaat Implementasi E-Business & E-Commerce
Tujuan implementasi E-Business & E-Commerce adalah untuk mendukung
efisiensi dan integritas pengelolaan data Sumber Daya Manusia, Keuangan, Supply
Chain Management/Logistic Management. Selain itu berfungsi sebagai sarana
komunikasi dan informasi bagi public. Dengan berbasiskan internet, sistem ini
dapat diakses dimana saja sesuai dengan hak akses yang telah ditentukan.
Manfaat implementasi E-Business & E-Commerce adalah :
- Meningkatkan
kinerja operasional perusahaan.
- Meningkatkan
peluang akses ke pasar, pemasok dan pendanaan yang sangat luas.
- Meningkatkan
efisiensi perusahaan.
- Mempermudah
pengelolaan asset perusahaan.
- Meningkatkan
kualitas layanan terhadap pelanggan.
II.
ISI
OLX Indonesia (sebelumnya
bernama
tokobagus.com dan
berniaga.com) adalah sebuah
situs web iklan
baris di
Indonesia
yang difokuskan untuk membeli dan menjual produk serta jasa secara
daring.
OLX Indonesia adalah tempat
untuk mencari barang baru atau bekas berkualitas seperti produk
elektronik,
otomotif,
rumah, peralatan rumah tangga, aneka jasa, dan juga lowongan kerja.
Pada tanggal 14 November 2014,
OLX Indonesia mengumumkan bahwa
berniaga.com
akan merger dengan OLX Indonesia pada tahun 2015 mendatang. Proses merger sudah
selesai pada bulan Februari 2015.
Naspers adalah grup media besar
asal Afrika Selatan yang mulai masuk pasar Indonesia lewat investasi di
Tokobagus dan juga akuisisi Multiply yang sudah berhenti beroperasi tahun lalu.
Menurut pernyataan dari Naspers ketika berinvestasi di OLX, sebagai grup,
Naspers akan mengakuisisi atau mendirikan sebuah komunitas internet di negara
secara spesifik, sebelum mengembangkan operasinya dengan masuk ke
layanan-layanan seperti e-commerce, komunikasi dan konten.
Aplikasi yang tersedia di OLX bisa di
download di handphone dan computer dapat di akses dengan mudah.
Sejak berdiri pada
tahun 2005, OLX telah meraih berbagai penghargaan, antara lain “Gold Brand
Champion 2013 of Most Widely Used Brand” dari majalah MarkPlus Insight dan
Marketeers, “Situs e-commerce terbaik kategori online shopping Top Brand Award
2012” dari Frontier Consulting Group dan majalah Marketing, Situs e-commerce
terbaik (“The Great Performing Website”) kategori Communication, dalam “Digital
Marketing Award 2012” dari majalah Marketing, dan lembaga survei independen
SurveyOne
Kelebihan dan Kekurangan OLX.co.id
Kelebihan
1. OLX Indonesia menyediakan berbagai
pilihan barang dan jasa, baik baru maupun bekas, dan bermacam alternatif yang
mencakup seluruh daerah di Indonesia. Selain itu, apabila ingin melakukan
kontak dengan penjual yang memasang iklan di OLX Indonesia, tidak diharuskan
untuk registrasi terlebih dahulu. Situs ini juga menyediakan tab spesifikasi
produk atau jasa yang dibutuhkan, seperti merk, tipe, tahun maksimum dan
minimun, serta harga maksimum dan minimum. OLX Indonesia juga tersedia dalam
bentuk Mobile Version dan Official Application for Android. Tidak ada biaya untuk
pemasangan iklan, kecuali apabila meminta layanan promosi tambahan (promo
point)untuk iklan-iklan yang dipasangkan. Biaya yang dikenakan tersebut hanya
bersifat “dianjurkan” buka “diharuskan”. Jadi, apabila tidak ingin menggunakan
layanan promosi tambahan, anda tidak perlu membayar sepersenpun.
2. Ada
fitur “Verified Member” dimana kita bisa lebih meyakinkan pembeli bahwa kita
adalah penjual yang sudah termasuk verified member.
3. Terkadang
TokoBagus.com sendiri yang kerja keras memasarkan produk-produk para penjual
lewat facebook dan google.
Kekurangan
- Tidak
ada fitur “SUNDUL GAN” (menaikkan ratting suatu lapak yang menjual suatu
barang, lapak disini maksudnya adalah kolom yang disediakan bagi para
penjual barang). jadi lapak kita akan semakin tenggelam dengan banyaknya
lapak-lapak yang baru saja dibuat oleh para penjual lainnya.
- Tidak
ada kebebasan dalam berkreasi di dalam lapak.
- Tidak
terlihat adanya aktivitas jual beli atau diskusi antara penjual dan
pembeli. jadi kelihatannya seperti penipuan barang online.
Contoh
Screenshot OLX
III.
PENUTUP
Ide yang akan saya tuangkan dalam
penutupan ini saya akan membuat aplikasi wedding Invitation & Stationeries atau e-card untuk orang yang akan membuat undangan dalam
bentuk elektronik. Jadi dapat di lihat dalam bentuk aplikasi memudahkan
orang-orang yang di undangan sehingga memastikan undangan sampai kepada orang
yang di tuju. Tetapi ide ini masih sangat jauh dari hasil yang di inginkan
sehingga masih susah untuk mengaplikasikannya. Weeding invitation ini di pasarkan di instagram dan nantinya akan
di buatkan aplikasi sehingga orang-orang dapat langsung memasang di media
socialnya. Ide ini ramah lingkungan karna menghemat kertas (paperless).
Kelebihan
·
Cepat sampai kepada orang yang dituju.
·
Menghemat kertas
Kekurangan
·
Masih banyak orang yang belum terbuka untuk menggunakan weeding invitaion
elektronik
·
Kendala lainnya yaitu banyaknya yang sudah menggunakan weeding invitation
dengan bahan kertas
Referensi :
http://dedekdarmadi.blogspot.co.id/2014/12/analisa-web-toko-bagus-berganti-nama-olx.html